Mataram, 28 Juli 2026 – Akademisi Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr. Nurjannah Septyanun, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Pemangku Kepentingan dalam Mewujudkan Ekosistem Zero Waste Circular Economy RPH Halal dan UMKM di Nusa Tenggara Barat” yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Aula Tambora, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Nusa Tenggara Barat.

Dalam forum tersebut, Dr. Nurjannah Septyanun, S.H., M.H., yang merupakan Akademisi/Ahli Hukum Bisnis, Hukum Perbankan, dan Pembiayaan Syariah Universitas Muhammadiyah Mataram, membawakan materi berjudul:

“Tantangan dan Peluang Sumber Pasokan dan Pembiayaan Industri Food dan Non Food Produk Samping RPH.”

Pada pemaparannya, Dr. Nurjannah menjelaskan bahwa pengembangan industri berbasis produk samping Rumah Potong Hewan (RPH) memerlukan dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari kepastian hukum, keberlanjutan rantai pasok, hingga akses pembiayaan yang inovatif, khususnya melalui skema pembiayaan syariah.

“Pemanfaatan produk samping RPH memiliki potensi ekonomi yang besar apabila didukung oleh regulasi yang jelas, kemitraan antar pemangku kepentingan, serta sistem pembiayaan yang mampu mendorong tumbuhnya industri yang berkelanjutan dan berdaya saing.”

— Dr. Nurjannah Septyanun, S.H., M.H.
Akademisi/Ahli Hukum Bisnis, Hukum Perbankan dan Pembiayaan Syariah Universitas Muhammadiyah Mataram

Keikutsertaan Dr. Nurjannah sebagai narasumber mencerminkan kontribusi aktif dosen Pascasarjana UMMAT dalam memberikan pemikiran akademik dan solusi berbasis riset terhadap isu-isu strategis pembangunan daerah, khususnya pada sektor ekonomi sirkular, industri halal, dan pemberdayaan UMKM.

Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Lukman, M.Pd., mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Nurjannah sebagai narasumber dalam forum tersebut.

“Partisipasi dosen Pascasarjana UMMAT sebagai narasumber pada forum strategis merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan. Kami berharap semakin banyak akademisi UMMAT yang berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.”

— Dr. Lukman, M.Pd.
Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram

Melalui partisipasi dalam forum ilmiah seperti ini, Pascasarjana UMMAT terus berkomitmen mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan solusi akademik bagi pembangunan yang berkelanjutan.