Mataram – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas, berintegritas, serta berdaya saing global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch 5 Tahun 2026 yang berlangsung pada 28–31 Juli 2026 di Prime Park Hotel & Convention dan Universitas Muhammadiyah Mataram.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Mataram ini menjadi program afirmatif untuk memperluas akses pendampingan publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur.
Pada kegiatan tersebut, Pascasarjana UMMAT diwakili oleh Dr. Nurjannah S., S.H., M.H., Ketua Program Studi Magister Hukum, dan Dr. Khairil Anwar, M.Pd.Si., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar. Kehadiran kedua pimpinan program studi ini menunjukkan komitmen Pascasarjana UMMAT dalam meningkatkan kualitas penelitian dan produktivitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Workshop diikuti sekitar 50 dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Keberagaman latar belakang keilmuan peserta menjadikan In-Camp sebagai ruang kolaboratif untuk bertukar pengalaman penelitian, membangun jejaring akademik, sekaligus memperkuat strategi publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Meningkatkan Kompetensi Publikasi Ilmiah
Publikasi ilmiah bereputasi tidak hanya menuntut hasil penelitian yang baik, tetapi juga kemampuan menyusun artikel secara sistematis sesuai standar internasional. Melalui In-Camp 2026, peserta memperoleh pendampingan mengenai penyusunan artikel berbasis struktur Introduction, Methods, Results, and Discussion (IMRaD), teknik mengidentifikasi research gap, penyusunan metodologi penelitian yang kuat, hingga strategi menyusun hasil dan pembahasan yang mampu meyakinkan editor maupun reviewer jurnal.
Selain itu, peserta mendapatkan penguatan mengenai penyusunan abstrak, pengelolaan sitasi dan referensi, strategi memilih jurnal yang sesuai, hingga teknik menyusun tanggapan terhadap masukan reviewer secara efektif.
Materi mengenai etika publikasi ilmiah dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab juga menjadi perhatian penting. Peserta dibekali pemahaman bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi proses akademik, namun tetap harus berlandaskan prinsip integritas, transparansi, akuntabilitas, dan orisinalitas karya ilmiah.
Pendampingan Artikel Secara Intensif
Salah satu keunggulan In-Camp Batch 5 adalah pelaksanaan pendampingan artikel secara langsung dalam kelompok-kelompok kecil. Melalui model ini, peserta tidak hanya menerima materi konseptual, tetapi juga memperoleh masukan terhadap naskah penelitian yang sedang dipersiapkan untuk dipublikasikan.
Pendampingan tersebut membantu peserta memperkuat kebaruan penelitian, meningkatkan kualitas metodologi, memperjelas argumentasi ilmiah, serta mempertajam analisis pada bagian hasil dan pembahasan. Peserta juga memperoleh pengalaman praktis mengenai proses pengiriman artikel hingga menghadapi tahapan review jurnal internasional.
Pendekatan berbasis naskah ini diharapkan mampu menghasilkan luaran yang lebih konkret, yakni artikel ilmiah yang semakin siap untuk dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.
Komitmen Pascasarjana UMMAT Membangun Ekosistem Riset
Bagi Pascasarjana UMMAT, keikutsertaan dalam In-Camp 2026 memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekosistem penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh akan ditransformasikan ke dalam berbagai program akademik, seperti pendampingan tesis mahasiswa, klinik penulisan artikel ilmiah, penguatan pengelolaan jurnal, serta pembinaan publikasi bagi dosen.
Pada Program Studi Magister Hukum, peningkatan kapasitas publikasi diharapkan mampu menghasilkan penelitian hukum yang lebih responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, teknologi, dan kebijakan publik. Sementara pada Program Studi Magister Pendidikan Dasar, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pembelajaran, inovasi pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui partisipasi aktif dalam Inclusive Publication Camp 2026, Pascasarjana UMMAT kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya akademik yang unggul melalui riset berkualitas, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi yang berkelanjutan.
Ke depan, hasil kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah publikasi dosen pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, memperluas jejaring penelitian lintas institusi, serta memperkuat kontribusi Pascasarjana UMMAT dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun global.