Lombok Tengah, 1 Agustus 2026 – Dosen Program Studi Hukum Program Magister Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr. Firzhal Arzhi Jiwantara, S.H., M.H., dipercaya sebagai pemateri dalam kegiatan sosialisasi bertema “Pencegahan Pernikahan Dini” yang diselenggarakan di SMAN 1 Batukliang Utara, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai dampak negatif pernikahan dini, baik dari aspek hukum, kesehatan, pendidikan, maupun sosial.

Sosialisasi yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMAN 1 Batukliang Utara dengan antusias. Dalam pemaparannya, Dr. Firzhal Arzhi Jiwantara menjelaskan bahwa pernikahan dini masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama karena berpotensi menghambat masa depan generasi muda.

Menurutnya, remaja perlu memahami pentingnya menyelesaikan pendidikan, mempersiapkan diri secara mental, emosional, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan. Selain itu, pemahaman mengenai regulasi dan perlindungan hukum terhadap anak juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan pernikahan usia dini.

“Pencegahan pernikahan dini bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan peran aktif sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam memberikan edukasi kepada generasi muda,” ungkap Dr. Firzhal dalam sesi penyampaian materi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta pertanyaan mengenai tantangan yang dihadapi remaja saat ini. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu perlindungan anak dan pentingnya perencanaan masa depan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi yang mampu menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Lombok Tengah. Sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan akademisi diharapkan dapat membangun kesadaran bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Partisipasi dosen Pascasarjana UMMAT sebagai narasumber juga menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, Pascasarjana UMMAT terus mendorong hadirnya solusi akademik terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.